sabtu, 21 januari 2012
sekitar pukul 13.00
saya berada di jogja bersama dengan mbak saya dan ibu saya
pada saat itu, kita mau mencari penginapan di daerah UGM, sedangkan kita sedang berada di malioboro
maka dari itu, kita pun datang ke halte bus TransJogja.
saat sedang di halte, ibu dan mbak saya bertanya tentang jalur yang dituju, sedang saya berada di belakang
pada saat itulah, saya melihat ada cewe di depan yang tiba tiba menoleh ke arah kita, dengan intensitas sering
saya pun sempat penasaran, dan hhmm cewe itu lumayan cantik juga, hehehe
pada akhirnya kita naik bus dan pertama kali tidak dapat tempat duduk dan terpaksa berdiri, sama halnya dengan cewe "misterius" tadi
pada saat itu, saya sempat curi curi pandang(hehehe) ke arah cewe tadi, dan cewe tadi pun juga sering kontak mata dengan saya,
dan akhirnya, saya mendapat tempat duduk, begitu juga dengan keluarga saya, namun tempat duduk saya terpisah, yaitu berhadap hadapan dengan keluarga saya, dan disinilah entah mengapa satu kursi kosong tepat disamping saya, dan entah ada angin apa, cewe tadi duduk disebelah saya,
betapa kagetnya saya, jantung berdebar, lemas, dan ahh pokoknya grogi
saya yang pada dasarnya lemah, dan tidak berani berkenalan, ini kelemahan saya
saya sempat curi curi denger, pada saat dia telpon, ternyata dia orang jakarta dari logat berbicaranya
dan selama perjalanan, lengan dia nempel dilengan saya, ada perasaan deg deg an, dan grogi yang sangat dalam, entah dia juga merasakan atau tidak, ingin rasanya keadaan ini tidak berubah, namun, sekali lagi, waktu lah yang memisahkan kita, hehehe
saya turun dahulu dari bis bersama keluarga, meninggalkan segala kenangan indah, (hehehe)
andai saja saya berani berkenalan, mungkin sekarang saya sedang bercakap cakap
tapi itu semua kembali ke saya lagi, saya masih lemah untuk hal yang satu ini
dan setelah itu, keluarga saya juga mengomentari saya, hehehe
pelajaran yang saya daptkan adalah,
entah itu cinta, chemistry, atau hanya ketertarikan, yang membuat saya merasa hal yang aneh, namun nyaman bila di dekatnya,
dia wanita memakai baju hitam, celana pendek putih, berbunga merah, dengan beraninya bepergian sendiri dengan transjogja dan saya salut atas itu
suatu pengalaman yang tidak akan saya lupakan, berkat dia, saya dapat tersenyum, merasakan hal yang aneh didalam diri saya
dan buat kamu, entah berada dimana sekarang
saya salut dengan kamu atas keberanianmu,
kamu beda dimataku, walau cuman sebentar, dan tidak berkata sedikitpun kita, tapi aku ngrasa ada yg aneh
mungkin cuman perasaanku aja kali,
goodluck ya :), terimakasih udah mau bertemu dan duduk disebelahku, hati hati ya :)
mungkin, dia ngak pernah baca postingan dariku ini, tapi aku tetep semangat kok
yang masih saya ingat tentang dia
rambut panjang, ciri khas anak jakarta (modis)
manis
pakai baju hitam
pakai celana rumah
blackberry dengan chassing pink
telpon waktu disampingku dengan logat jakarta, yang saya denger dia bicara kaliurang, trus naek taxi ato gimana gitu samar samar kedengerannya
naik dari malioboro
saya turun di depan rs.bethesda
goodluck and have a nice life :)
semoga kita ketemu lagi :)
Senin, 23 Januari 2012
Senin, 02 Januari 2012
belum bisa menghargai waktu yang tinggal sedikit
waktu
sebuah kata yang sebenarnya simple, tapi penuh makna
sekarang aku terjebak dalam waktu
waktu yang dulu aku sia sia kan
entah mengapa
menjadi terbebani didiriku
sekarang, hanya sedikit waktu yang aku punya
sejuta harapan yang akan ku raih
persiapan matang dahulu
seakan sirna oleh waktu
mungkin, aku belum dewasa untuk menghargai sebuah waktu
aku belum dewasa untuk menyikapi persoalan
aku bukan manusia biasa seperti kalian
mungkin aku lebih buruk atau bahkan mungkin jauh lebih baik
tapi aku belum bisa mengenali diriku
belum bisa mengatur jiwa ku
belum bisa mempersiapkan ragaku
entah sampai kapan, aku ngak tau kapan aku bisa menjadi diriku yang ku harapkan di pikiranku
seakan segala elemen ditubuhku mempunyai perbedaan yang tidak bisa di sinkronkan
mengalir seperti air, jatuh pada jurang yang curam, dan tak jarang turun sebagai penyejuk bagi kalian yang merindukan, namun aku tak bisa berkata, aku tak bisa lebih jauh, karena aku tidak dapat disentuh,
waktu dan air, dua elemen seperti diriku, yang belum dapat disatukan
sebuah kata yang sebenarnya simple, tapi penuh makna
sekarang aku terjebak dalam waktu
waktu yang dulu aku sia sia kan
entah mengapa
menjadi terbebani didiriku
sekarang, hanya sedikit waktu yang aku punya
sejuta harapan yang akan ku raih
persiapan matang dahulu
seakan sirna oleh waktu
mungkin, aku belum dewasa untuk menghargai sebuah waktu
aku belum dewasa untuk menyikapi persoalan
aku bukan manusia biasa seperti kalian
mungkin aku lebih buruk atau bahkan mungkin jauh lebih baik
tapi aku belum bisa mengenali diriku
belum bisa mengatur jiwa ku
belum bisa mempersiapkan ragaku
entah sampai kapan, aku ngak tau kapan aku bisa menjadi diriku yang ku harapkan di pikiranku
seakan segala elemen ditubuhku mempunyai perbedaan yang tidak bisa di sinkronkan
mengalir seperti air, jatuh pada jurang yang curam, dan tak jarang turun sebagai penyejuk bagi kalian yang merindukan, namun aku tak bisa berkata, aku tak bisa lebih jauh, karena aku tidak dapat disentuh,
waktu dan air, dua elemen seperti diriku, yang belum dapat disatukan
Langganan:
Postingan (Atom)